Deskripsi Pekerjaan
Toyota Tsusho mengundang profesional berbakat untuk bergabung sebagai Assistant Manager EHS di kantor kami di Bekasi. Kami mencari pemimpin berdedikasi yang siap mengimplementasikan standar keselamatan tinggi dan berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan di industri manufaktur dan logistik. Dalam peran ini, Anda akan berperan kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi seluruh karyawan.
Sebagai Assistant Manager EHS, Anda akan bertanggung jawab atas pengelolaan sistem manajemen keselamatan, kesehatan, dan lingkungan (EHS) secara menyeluruh. Tugas Anda meliputi memastikan kepatuhan terhadap regulasi pemerintah, meminimalkan risiko insiden, dan meningkatkan kesadaran keselamatan di seluruh divisi. Kami menawarkan lingkungan kerja profesional di mana inovasi dan keamanan menjadi prioritas utama.
Tanggung Jawab
- Memimpin, merancang, dan mengimplementasikan program keselamatan, kesehatan, dan lingkungan (EHS) yang efektif di seluruh site operasional.
- Memantau kepatuhan terhadap regulasi pemerintah, standar ISO, dan persyaratan kemitraan perusahaan.
- Menangani investigasi insiden, melakukan analisis akar penyebab (Root Cause Analysis), serta menyusun rekomendasi tindakan pencegahan.
- Melaksanakan audit EHS berkala untuk mengevaluasi kinerja dan mengidentifikasi area perbaikan.
- Menyelenggarakan pelatihan keselamatan rutin (Safety Talk, Toolbox Talk) dan program edukasi kesadaran lingkungan bagi karyawan.
- Mengelola dokumentasi kepatuhan EHS dan melaporkan progres kinerja kepada manajemen.
- Bekerja sama dengan tim operasional untuk mengintegrasikan prinsip keselamatan dalam setiap proses produksi dan logistik.
Kualifikasi
- Sertifikasi pendidikan minimal Diploma atau S1 di bidang Teknik Industri, Teknik Lingkungan, atau Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja.
- Pengalaman kerja minimal 3-5 tahun di bidang Manajemen EHS, khususnya di industri Manufaktur atau Logistik.
- Kemampuan memahami dan menerapkan standar ISO 45001 (Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja).
- Kemampuan komunikasi yang kuat dan persuasif untuk berinteraksi dengan berbagai lapisan staf, mulai dari manajemen hingga pekerja lapangan.
- Kemampuan analisis data dan pemecahan masalah yang efektif dalam situasi darurat.
- Kemampuan mengoperasikan software manajemen EHS atau sistem pelaporan insiden.